Menjamur, Bupati Janji Bakal Tutup Karaoke Ilegal
Peristiwa

Menjamur, Bupati Janji Bakal Tutup Karaoke Ilegal

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Bupati Wonosobo, Eko Purnomo berkomitmen hingga akhir Agustus tahun 2018, pihaknya akan menutup semua tempat hiburan malam karaoke yang melanggar aturan. Keberadaan tempat hiburan malam karaoke sendiri sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2017 tentang Usaha Tempat Karaoke.

"Pemerintah Daerah Wonosobo sebenarnya sudah mengupayakan untuk menegakkan perda tentang usaha tempat karaoke. Namun tidak bisa langsung menutup karaoke ilegal, tetapi harus dengan langkah-langkah sesuai prosedur yang berlaku," kata Bupati Wonosobo seusai menemui ribuan pemuda Ansor di halaman Kantor Bupati Wonosobo, Senin (06/08/2018).

Ia menjelaskan, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya dalam rangka menegakkan perda tentang tempat hiburan malam yang diawali dengan sosialisasi kepada para pengusaha tempat karaoke. Selain itu pihaknya juga sudah melayangkan surat peringatan kepada para pengusaha karaoke yang melanggar perda. 

"Kita sudah sosialisasi. Surat peringatan pertama sudah kami berikan, selanjutnya surat peringatan kedua dan ketiga akan kami berikan pada bulan Agustus. Apabila ada yang masih melanggar aturan, kami tidak segan untuk menindak tegas sesuai aturan yang berlaku," jelasnya.

Menurutnya, ada 27 penyelenggara karaoke di Kabupaten Wonosobo dan semuanya belum berizin. Untuk usaha karaoke ada 23 tempat, sementara 4 lainnya memiliki izin kafe dan hotel namun menyelenggarakan karaoke.

"Sejauh ini kami sudah menutup satu tempat usaha karaoke di Kecis, Kecamatan Selomerto. Untuk yang belum ditutup kami akan memberikan surat peringatan terlebib dahulu, apabila tidak diindahkan kami akan bertindak tegas," bebernya.

Selaku pemerintah daerah, Bupati berharap semua elemen masyarakat bisa memahaminya jika pemda sudah melakukan upaya-upaya dalam menegakkan perda tempat karaoke. Lebih lanjut, ia juga sudah menandatangani surat pernyataan jika akan melaksanakan dan menegakkan perda untuk menutup tempat karaoke yang melanggar aturan.

"Semoga ini menjadi sebuah solusi yang terbaik demi kemaslahatan dan kebaikan semua warga Wonosobo kedepannya. Di tahun politik ini saya mengajak untuk menjaga agar Wonosobo tetap kondusif dan jangan sampai memanfaatkan momen politik untuk merusak Kamtibmas," tandasnya.