Bakal Tampil di Tingkat Provinsi, FK Metra Wonosobo Targetkan Juara
Peristiwa

Bakal Tampil di Tingkat Provinsi, FK Metra Wonosobo Targetkan Juara

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra) Kabupaten Wonosobo akan tampil di babak 6 besar festival kesenian tradisional setelah berhasil tampil mengesankan di tingkat karesidenan. Pihak FK Metra Kabupaten Wonosobo bertekad untuk mengukir prestasi lebih baik lagi dengan melakukan berbagai persiapan.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Diskominfo Wonosobo selaku Penasehat FK Metra Kabupaten Wonosobo, Bambang Sutejo mengungkapkan, pihaknya bertekad untuk dapat meraih juara dalam lomba yang rencananya akan digelar pada akhir Agustus mendatang tersebut. Untuk pementasan di tingkat provinsi yang bakal dilaksanakan di Semarang, pihaknya mengaku sedang menggodok naskah drama berbahasa Jawa.

"Tema yang akan kita angkat masih seputar isu-isu aktual yang tengah berkembang di tingkat Nasional, agar nantinya berkesan segar saat pentas," tutur Bambang seusai rapat persiapan pementasan dengan sejumlah seniman-seniwati, di aula Diskominfo, Kamis (02/08/2018) petang.

Para pemeran pun, menurut Bambang, akan kambali diisi oleh seniman-seniwati yang naik panggung pada festival FK Metra April silam. Kabupaten Wonosobo, menurutnya masih akan pentas dengan sekitar 15 pemain ditambah sejumlah pengrawit untuk iringan gamelan. 

"Untuk menyempurnakan persiapan pementasan, kami sengaja mengajak para pelakon untuk mendiskusikan skenario agar ada masukan maupun saran perbaikan secara langsung. Tentang tema utama yang akan dibawa pentas di Komplek PRPP Semarang tersebut, para pemeran sudah siap, namun tetap menyumbangkan sejumlah ide untuk perbaikan," bebernya.

Dalam pertunjukan selama sekitar 30 menit nanti, para seniman beserta pengrawit disebut Bambang akan mementaskan sejumlah adegan dengan iringan gamelan dan sisipan tarian lengger serta guyon maton yang sarat dengan muatan edukasi.

"Yang jelas drama yang akan kita pentaskan nantinya sudah disesuaikan dengan tuntutan pihak panitia, yang mensyaratkan untuk menjauhi unsur SARA serta mengedepankan unsur edukasi,  alias pendidikan bagi masyarakat," tandasnya.