Kodim Buka Diklatsar Ratusan Banser NU
Peristiwa

Kodim Buka Diklatsar Ratusan Banser NU

Mojotengah,(wonosobo.sorot.co)--Sebanyak 300 orang mengikuti Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) NU Wonosobo di Lapangan Mojotengah, Minggu (29/07/2018). Diklatsar merupakan pendidikan awal bagi calon anggota baru Banser.

Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0707/Wonosobo, Kapten Inf Sugeng Hariyanto pada saat membuka acara Diklatsar Banser mengungkapkan, Banser merupakan organisasi kepemudaan yang sangat cinta terhadap NKRI terbukti dengan Banser selalu ada setiap terdapat upaya merusak bangsa ini.

Lebih lanjut ia menuturkan, sejarah kelahiran Republik Indonesia ini diwarnai dengan adanya semangat perjuangan, semangat nasionalisme, semangat pembebasan dan etos kepahlawanan. Selain itu banyak pengorbanan yang sudah dilakukan oleh pahlawan untuk memerdekaan negara Indonesia ini.

"Banser harus selalu mengawal NKRI dan Pancasila, karena kemerdekaan ini diperoleh dengan bercucuran darah," katanya.

Banser, menurutnya, selama ini selalu hadir apabila ada bahaya maupun upaya-upaya yang berupaya merubah dan meruntuhkan Pancasila dan NKRI. Semakin kesini, lanjut Pasitet, tantangan Bangsa Indonesia ini semakin komplek dan sulit. Oleh karena itu, ia berpesan kepada semua anggota Banser untuk selalu kompak, solid dan loyal dalam satu komando yang sesuai dengan asas Pancasila. 

"Kekuatan Ansor dan Banser sebagai ormas besar harus kreatif mandiri dalam meningkatkan perekonomian bangsa. lakukan langkah langkah dan upaya ekonomi dalam meningkatkan kesejahteraan, karena bila ansor atau banser sejahtera maka secara langsung maupun tidak langsung akan ikut meningkatkan kesejahteraan bangsa Indonesia," harapnya.

Tidak lupa Kapten Inf Sugeng juga berpesan kepada para peserta agar Diklatsar ini dijadikan sebagai sarana belajar dan berlatih baik fisik maupun mental sebagai bekal dalam menghadapi tantangan kedepan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebab Banser merupakan komponen cadangan dalam membela negara apabila negara ini dalam keadaan berbahaya.