Relokasi Ditunda, Pedagang Pasar Induk Copot Papan Batas Waktu Relokasi
Peristiwa

Relokasi Ditunda, Pedagang Pasar Induk Copot Papan Batas Waktu Relokasi

Wonosobo, (wonosobo.sorot.co)--Sejumlah pedagang Pasar Induk Wonosobo yang berjualan di Jalan Pasar II Komplek Pasar Induk Wonosobo mencopot papan pengumuman tentang batas waktu relokasi. Pencopotan spanduk yang dipasang oleh Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop UKM) itu dilakukan lantaran penundaan relokasi sampai batas waktu yang dibutuhkan.

"Setelah penundaan relokasi, kami copot papan imbauan batas relokasi yang dipasang oleh pihak Pemkab Wonosobo," kata salah satu pedagang Pasar Induk Wonosobo, Eko Prasetyo, Jumat (27/07/2018).

Papan pengumuman batas waktu relokasi yang dinilai para pedagang hanya untuk menakuti-nakuti sudah dicopot. Pihak pedagang sebenarnya menyetujui untuk direlokasi hanya saja tempat relokasi harus yang strategis agar ramai pembeli. 

"Kami tidak hanya butuh tempat, namum juga butuh pembeli. Jadi kami mau direlokasi namun harus yang aksesnya mudah," tuturnya.

Dengan penundaan relokasi, ia berharap jika para pedagang jangan dijadikan sebagai kambing hitam apabila pembangunan pasar tersendat. Pasalnya menurut dia, para pedagang siap direlokasi kapan saja asalkan tempatnya strategis.

"Jangan sampai pedagang yang tidak mau direlokasi disalahkan apabila pembangunan pasar tersendat, karena kami siap direlokasi asalkan akses tempatnya mudah," jelasnya.

Keputusan Pemkab Wonosobo untuk merelokasi para pedagang ke basement dan lantai 2 Pasar Induk bagian depan ditolak para pedagang, karena menurut mereka lokasi tersebut sepi pembeli dan aksesnya sulit.

"Saya dulu pernah jualan di lantai dua. Disana sepi, bukannya untung malah harus tombok. Para pedagang yang pernah jualan disana juga banyak yang hutang agar tetap bisa berjualan hingga sekarang. Pedagang yang diatas saja turun, masa kami mau dipindah ke atas," kata pedagang Pasar Induk lainnya, Suharto.