Tak Kunjung Dibenahi Pemkab, Warga Swadaya Perbaiki Jalan Berlubang
Peristiwa

Tak Kunjung Dibenahi Pemkab, Warga Swadaya Perbaiki Jalan Berlubang

Wadaslintang,(wonosobo.sorot.co)--Warga Dusun Karang Jambe, Desa Tirip, Kecamatan Wadaslintang, bergotong royong melakukan perbaikan jalan yang rusak parah secara swadaya masyarakat setempat. Jalan alternatif penghubung Kecamatan Kaliwiro dan Wadaslintang tersebut rusak parah kerena sudah 9 tahun tak ada perbaikan.

Seorang warga setempat saat ditemui disela-sela gotong royong, Subur (48) mengungkapkan, perbaikan jalan ini merupakan inisiatif dari para pemuda dan warga Dusun Karang Jambe. Mereka mengaku resah dan khawatir dengan kondisi jalan di desa mereka yang rusak dan tidak kunjung diperbaiki pemerintah.

"Sudah banyak kecelakaan terjadi, apalagi ini tanjakan. Mulai dari pengendara sepeda motor hingga mobil yang terguling. Ada yang yang sampai tulangnya retak. Dari pada menimbulkan banyak korban lagi kami berinisiatif memperbaikinya," katanya saat didampingi puluhan pemuda warga setempat, Sabtu (30/06/2018).

Ia menjelaskan, sudah beberapa kali dari pihak pemerintah mengukur dan akan memperbaiki jalan namun hingga sekarang belum ada tanda-tanda perbaikan. Karena sudah tidak sabar lagi, warga kemudian memperbaiki jalan dengan kocek pribadi dan bantuan dari kendaraan yang melintas. 

"Jalan ini statusnya jalan kabupaten, namun belum juga ada tanda-tanda mau diperbaiki. Kami pakai modal sendiri, tapi juga minta bantuan pengendara seikhlasnya. Selain uang dan tenaga, warga juga ada yang menyumbangkan pasir, semen maupun makanan," tuturnya.

Ia menambahkan, warga dusun yang ikhlas secara bergantian bergotong royong memperbaiki jalan dari pagi hingga malam hari selama lima hari terakhir. Perbaikan jalanpun, menurutnya akan berlanjut hingga hari Senin (02/07/2018).

"Jalan yang rusak total ada sekitar 2 Km. Namun yang diperbaiki secara total sekitar 600 meter, sisanya tambal sulam. Hingga hari ini perbaikan jalan sudah menghabiskan sekitar 276 karung semen dan 40 kubik pasir atau sekitar 50 juta rupiah," bebernya.

Ia dan warga setempat berharap kepada Pemerintah Kabupaten Wonosobo untuk segera menindak lanjuti dengan melakukan pengaspalan jalan yang sudah diperbaiki tersebut, agar lebih tahan lama dan tidak terlalu banyak memakan korban.

"Dari warga baik laki-laki, perempuan, tua, muda dan anak-anak sudah sangat antusias untuk melakukan perbaikan jalan secara swadaya, semoga ini menjadi sebuah pancingan agar pemerintah segera memberikan perhatian dan menindaklanjutinya," pungkasnya.