KBIH Gema Arofah Wonosobo Lepas 148 Calon Haji
Peristiwa

KBIH Gema Arofah Wonosobo Lepas 148 Calon Haji

Wonosobo, (wonosobo.sorot.co)--Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Gema Arofah Wonosobo menggelar acara pelepasan 148 calon Jamaah Haji yang bakal diberangkatkan ke Tanah Suci pada 26 Juli 2018 mendatang. Sebanyak 69 Calon Haji laki-laki dan 79 Calon haji (Calhaj) perempuan tersebut, akan berangkat dalam dua kelompok terbang (kloter), yaitu 32 dan 33 embarkasi Adi Sumarmo, Boyolali.

Ketua KBIH Gema Arofah Wonosobo, Teguh Ridwan menyebut, pihak KBIH Gema Arofah telah meminta para Calhaj untuk menjaga kekompakan sesama Jamaah, serta memegang teguh tuntunan manasik.

"Kami juga meminta para calon tamu Allah agar membudayakan saling tolong menolong sesama jamaah haji, memahami jadwal kegiatan selama di tanah suci, serta mengisi chek list dan lembar evaluasi haji," katanya pada acara pelepasan Calon Haji di Sasana Adipura Kencana, Minggu (24/06/2018)

Harapan tersebut selaras dengan imbauan Wakil Bupati Wonosobo, Agus Subagyo. Ia berpesan kepada calon jamaah haji agar bersedia menjaga diri baik baik selama di tanah suci. 

Kepada para Calhaj dari KBIH Gema Arofah, Agus juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan, melaksanakan rukun, wajib dan sunnah haji, sehingga kelak ketika pulang bisa menjadi haji yang mabrur.

"Atas nama pemerintah Kabupaten Wonosobo, saya juga memohon doa bapak Ibu Calon Haji semua agar pekerjaan rumah Pemerintah Kabupaten Wonosobo yang berupa pembangunan untuk kepentingan publik bisa terselesaikan dengan baik," tutur Wabup.

Lancar dan baiknya pembangunan daerah, menurutnya akan berimbas positif bagi upaya menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Wonosobo yang masih cukup tinggi.

"Secara angka sudah turun dari semula 22% sekarang ada di angka 20 %, tapi kami berharap mudah mudahan bisa turun lagi sampai nol persen sehingga mencapai katagori Kabupaten Wonosobo menjadi Kabupaten yang sejahtera," tegas Wabup.

Acara pelepasan Calon haji yang dihadiri ratusan anggota persaudaraan haji alumni Gema Arofah tersebut ditutup dengan siraman rohani oleh Da'i kondang asal Bantul Jogjakarta, KH Saebani. Dalam tausiyahnya, Saebani menerangkan pentingnya bersyukur bisa menjadi tamu Alloh di tanah suci, karena tidak setiap muslim bisa melaksanakan rukun islam yang ke lima meskipun berlimpah kekayaan.

"Insya Alloh biaya yang dikeluarkan utuk menunaikan ibadah haji dalam waktu yang tidak lama akan dikembalikan lagi kepada para jamaah dalam bentuk berkah, sehat, rejeki dan manfaat," tuturnya.