Patroli Sahur, Polisi Bagikan Makanan di Pasar Kertek
Gema Ramadhan

Patroli Sahur, Polisi Bagikan Makanan di Pasar Kertek

Kertek,(wonosobo.sorot.co)--Untuk lebih mendekatkan dengan masyarakat, Kepolisian Resor Wonosobo mengadakan patroli sekaligus kegiatan pembagian makan sahur atau yang biasa disebut dengan Sahur On The Road (SOTR) kepada para pedagang di Pasar Pagi Kertek, Jumat (01/06/2018) pagi.

Kasubbag Sarpras Polres Wonosobo, AKP Suharyati yang memimpin kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan membagikan makan sahur atau Sahur On The Road merupakan program Polres Wonosobo pada saat Ramadhan. Selain sebagai patroli untuk menjaga keamanan di bulan suci Ramadhan, Sahur On The Road merupakan bentuk pendekatan kepolisian kepada masyarakat dan Sang Pencipta.

"Melihat antusiasme penerima nasi sahur pada saat pembagian nasi sahur di kawasan Plaza, Kodim0707/Wonosobo, RSUD Setjonegoro Wonosobo pada hari sebelumnya, maka hari ini dilakukan dengan lokasi yang berbeda, yaitu di Pasar Pagi Kertek," ungkapnya, Jumat (01/06/2018).

Selain patroli sambil membagikan nasi sahur, pihaknya juga melakukan pemantauan arus mudik. Walaupun belum kelihatan peningkatan kendaraan, orang nomor satu di bagian sarana dan prasarana Polres Wonosobo ini tengah memburu penyelesaian pembangunan pos Lebaran di Taman Plasa Wonosobo. Hal tersebut dilakukan supaya bisa digunakan oleh para pemudik untuk istirahat sambil menunggu para penjemput. 

"Kegiatan membagikan makanan sahur ini merupakan bentuk terobosan kreatif Polres Wonosobo yang mempunyai banyak manfaat. Selain itu, kami juga memantau arus mudik, baik itu pemudiknya maupun arus lalu-lintasnya, tentunya hal tersebut sangat berguna untuk mengambil langkah pengamanan." jelasnya.

Lebih lanjut, AKP Suharyati menyatakan, kegiatan pembagian makan sahur tersebut dilakukan selama 5 hari sebelum dimulainya operasi Ramadniya Candi 2018. Sementara pada saat operasi, menurutnya, yang akan membagikan makan sahur adalah para petugas pos-pos lebaran dengan sasaran utamanya adalah para pemudik.

"Masalah bentuk makan sahur kami tidak bisa menentukan. Seperti tahun kemarin, kami menyediakan tenda lengkap dengan peralatan masak untuk membuat minum dan bahan masakan berupa mie rebus. Juga ada snack-snack ringan. Jadi intinya kalau sesuai program ya cuma 5 hari, tapi minta dukungan saja semoga kami mampu memberikan pelayanan masyarakat khususnya berkaitan sahur sampai akhir puasa ramadan tahun ini," tutupnya.