Gandeng BPS, Diskominfo Sosialisasikan Statistik Sektoral
Peristiwa

Gandeng BPS, Diskominfo Sosialisasikan Statistik Sektoral

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan dan penyajian data statistik sektoral di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Wonosobo bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Wonosobo.

Seperti yang diungkapkan oleh Kepala Bidang Informatika, Sulistiyani pada saat Bimbingan Teknis pengelolaan data statistik di Aula Dinas Kominfo, Selasa (08/05/2018). Statistik sektoral merupakan produk penting untuk setiap OPD, sehingga diperlukan kemauan dan komitmen untuk mengelolanya secara lebih serius.

"BPS bisa menjadi jembatan apabila muncul perbedaan pemahaman di setiap OPD, sehingga pada kali ini kami ajak untuk bersama-sama diskusi dengan perwakilan instansi di lingkup Pemkab selaku para pemilik data," ujar Sulistiyani.

Setiap OPD maupun institusi pemerintah vertikal menurutnya, memiliki kekhasan tersendiri dalam ragam data, hingga pada pendekatan dalam penyediaan data dan informasi untuk perencanaannya. 

"Sementara Peran BPS lebih fokus kepada statistik dasar yang bersifat makro dan lintas sektoral sehingga nantinya setelah Bintek ini kami berharap akan bisa terbentuk forum data, baik formal maupun informal, bisa juga melalui media sosial untuk berbagi atau diskusi terkait masalah data ini," lanjutnya.

Dengan terbentuknya forum tersebut, dirinya meyakini nantinya setiap OPD paham fungsi statistik mereka, semisal terkait data tentang kemiskinan harus dikawal OPD mana, apakah Bappeda atau OPD lain seperti Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa. Forum tersebut diharapkannya juga menjadi media untuk pembaharuan data statistik secara berkelanjutan.

Sementara, Kepala Seksi Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik BPS Wonosobo, Yusuf Isnandar mengungkapkan, fungsi data statistik menjadi sangat strategis dalam pembangunan pada saat ia memaparkan peranan data dalam perencanaan pembangunan.

Setidaknya, menurut Yusuf ada empat fungsi data statistik, yaitu dalam hal penyusunan rencana, penetapan rencana, pengendalian pelaksanaan dan evaluasi pelaksanaan.

"Dengan adanya koordinasi lintas sektor ini maka nantinya akan memberikan dampak sangat positif terhadap efektifitas dan efisiensi kegiatan perstatistikan di Indonesia," bebernya.

Manfaat lain dari adanya koordinasi antar OPD dalam hal data statistik, diakui Yusuf juga akan menghindarkan terjadinya duplikasi dalam penyelenggaraan statistik sehingga hasilnya dapat dimanfaatkan secara optimal.

"Kemudian metadata statistik ini juga dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat pengguna statistik," tandasnya.