Konvoi Keliling Tolak Ojek Online, Ojek Konvensional Tunggu Respon Pemerintah
Peristiwa

Konvoi Keliling Tolak Ojek Online, Ojek Konvensional Tunggu Respon Pemerintah

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Ratusan tukang ojek konvensional yang tergabung dalam Persatuan Ojek Kota Wonosobo (POKW) menggelar aksi damai penolakan adanya angkutan berbasis online di Kabupaten Wonosobo, Selasa (01/05/2018).

Mereka melakukan konvoi menggunakan sepeda motor mengelilingi Kota Wonosobo dengan membawa poster yang bertuliskan penolakan adanya ojek berbasis online.

Ketua POKW, Slamet Riyono mengungkapkan, keberadaan moda transportasi umum online telah merenggut ladang mata pencarian para pengemudi ojek konvensional. Dengan adanya ojek online, menurutnya, pendapatan ojek konvensional berkurang hingga 30 sampai 40 persen.

"Adanya ojek online mengurangi pendapatan kami, kami menolak dan ojek online apapun namanya harus bubar," bebernya.

Alasan lain penolakan keberadaan ojek online, dijelaskannya, Wonosobo merupakan kabupaten kecil yang hampir setiap 500 meter sudah ada pangkalan ojek, belum lagi ada angkutan yang lain. 

"Ini jelas merugikan ojek konvensional, sebenarnya angkutan umum juga mau ikut aksi tetapi kami tidak berani menanggung masa yang besar," katanya.

Ia menambahkan, pihaknya sudah mengajukan permohonan penolakan ojek online kepada pemerintah kabupaten dan tinggal menunggu keputusan. Selain itu aksi damai ini merupakan aksi awal, apabila tidak ada tanggapan dari pemerintah, pihaknya akan menggelar aksi yang lebih besar lagi.

"Harapannya pemerintah segera merespon penolakan kami. Jika tidak, kami akan menggelar aksi lebih besar lagi ke DPRD karena ojek konvensional se Wonosobo sudah siap ikut," tandasnya.