Kodim Undang Dinas Perikanan, Prajurit TNI Dilatih Budidaya Lele
Ekonomi

Kodim Undang Dinas Perikanan, Prajurit TNI Dilatih Budidaya Lele

Wonosobo,(wonosobo.sorot.co)--Mempunyai usaha sampingan merupakan dambaan setiap orang. Asalkan dalam mencari usaha sampingan tidak merugikan orang lain dan tidak mengganggu tugas pokok. Demikian harapan Komandan Kodim Letkol Fauzan Fadli dalam memberikan arahan kepada anggota dalam upaya meningkatkan kesejahteran prajurit TNI Kodim 0707/Wonosobo.

Dalam rangka untuk meningkatan kesejahteraan prajurit TNI, Kodim 0707/Wonosobo mengundang dari Dinas Pertanian dan Perikanan Wonosobo untuk memberikan pengetahunan cara budidaya lele dengan cara bioflok bertempat di Aula Makodim, Selasa (06/03/2018).

Letkol Czi Fauzan Fadli menginginkan agar para Babinsa dan anggota Kodim setelah mengikuti pelatihan budidaya lele bisa menerapkan sendiri sehingga bermanfaat untuk diri sendiri. Disamping itu juga bisa sebagai bahan para Babinsa di lapangan untuk memberikan arahan dan menularkan kepada warga binaanya.

"Bagi anggota yang mau pensiun, ini bisa menjadi salah satu alternatif usaha, dengan budidaya lele ini bisa untuk mengisi waktu dan bisa menambah penghasilan. Mengingat budidaya lele ini tidak memerlukan lahan yang luas dan modal yang terlalu besar. Kita bisa memanfaatkan pekarangan di sekitar, sehingga kita tidak perlu jauh dari keluarga," ungkap Dandim.

Sementara itu, narasumber dari Dinas Pertanian dan Perikanan Wonosobo, Acep Aly Mubarok menyampaikan, keunggulan budi daya lele dengan cara bioflok ini yang pertama lebih hemat air. Berbeda dengan sistem konvensional, yang harus mengganti air untuk menghindari keracunan. 

"Dalam sistem bioflok justru bisa mengubah bakteri di dalam air menjadi nutrisi yang baik untuk ikan lele. Sehingga sangat kecil kemungkinan untuk mengganti air," urainya.

Selain itu, budidaya dengan sistem bioflok lebih menghemat pakan. Pasalnya, sistem bioflok akan mengubah bakteri-bakteri menjadi gumpalan yang bisa difungsikan sebagai bahan pakan ikan lele. Acep juga menjelaskan, jika di dalam kolam biasa satu meter kubik hanya bisa diisi 60 ekor lele, maka di dalam kolam bioflok bisa diisi 600 ekor lele.

"Bisa dibudidayakan di lahan sempit. Pada sistem bioflok, tempat atau lahan bukan menjadi masalah. Cocok sekali bagi yang ingin belajar budidaya lele namun tidak mempunyai lahan luas," pungkasnya.