Banyak Kasus Kenakalan Remaja, Para Pejabat Turun Beri Arahan kepada Pelajar
Pendidikan

Banyak Kasus Kenakalan Remaja, Para Pejabat Turun Beri Arahan kepada Pelajar

Mojotengah,(wonosobo.sorot.co)--Kasus kenakalan pelajar yang terjadi beberapa hari terakhir, seperti pengroyokan siswa di Wadaslintang dan penganiayaan murid terhadap guru yang berujung pada kematian menjadi keprihatinan besar semua pihak. Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimca) Mojotengah turun ke SMPN 1 Mojotengah guna memberikan arahan kepada pelajar secara langsung. Turut hadir Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Mojotengah, Kepala SMP 1, dewan guru, pengawas pendidikan dan ribuan siswa, Selasa (06/02/2018).

Danramil 03/Mojotengah, Kapten Infanteri Panut, dalam arahannya mengatakan, para pelajar seharusnya lebih fokus untuk mencari ilmu dengan rajin belajar, pandai mengatur waktu yang ada, dan ikuti kegiatan sekolah dengan baik.

"Bersikaplah bijak terhadap penggunaan media sosial (medsos) dan berlakulah dewasa dalam bertindak. Pelajar harus bisa memilah dan memilih, mana yang baik dan yang tidak patut ditiru," ujarnya.

Pihaknya mengaku sangat prihatin dengan kondisi pelajar era saat ini. Karena, masih saja ada kasus kenakalan remaja yang mencoreng citra dunia pendidikan. Seperti yang terjadi baru-baru ini, ada kasus pengeroyokan terhadap siswa hingga menyebabkan meninggal dunia, ada juga guru dianiaya murid hingga meninggal dunia, belum lagi beredar video pelajar yang melakukan aksi kurang terpuji di depan gurunya. 

"Tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan, sehingga akan merasa takut untuk berbuat yang tidak baik, apalagi sampai merugikan orang lain. Karena semua tindakan akan ada konsekuensinya," tuturnya.

Dia mengajak, pemerintah dan satuan pendidikan harus mengevaluasi peranannya. Begitu pun orang tua, harus benar-benar mengarahkan anak-anaknya ke jalan yang baik. Pendidikan moral dan keagamaan harus dikuatkan.

"Saya berharap sinergi kepala UPT Disdikpora, Camat, Kapolsek, Danramil, kepala sekolah, pengawas dan dewan guru guna meningkatkan mutu pendidikan masyarakat makin ditingkatkan," harapnya. 

Sementara itu, Kepala SMP 1 Mojotengah, Shobirin berharap, seluruh peserta didiknya mampu mengendalikan emosi dan berlaku arif dan bijak dalam bertindak. Kemajuan teknologi hendaknya juga dapat memacu peningkatan prestasi, bukan malah menyebabkan kemerosotan prestasi maupun moral.

"Saya yakin, seluruh siswa kami mampu berprestasi dan menghindari tindakan kenakalan remaja," tutur dia.